Terkait Kritikan Kepada Pemimpin, Ini Tanggapan Duta Pan NTB

Berita757 Dilihat

MATARAM, Kabaroposisi, Id__ Dalam mengkritik seorang pemimpin di era reformasi dan kebebasan menyampaikan aspirasi kita saat ini harus beretika dan profesional. Hal ini disampaikan anggota DPR Provinsi dapil 6 NTB Muhammad Aminurlah, Kamis (19/6/25).

Ia mengungkapkan kritik boleh tapi harus beretika. Sepanjang itu tak benar itu tak diperbolehkan. Apalagi kita mengkritik pemimpin serta pejabat,” ungkap Maman Sapaan akrab M Aminurlah ini.

Menurut dia, adab ketimuran kita juga harus dipakai dalam melakukan kritikan. Pasalnya, Marwah pemimpin serta pejabat harus di jaga oleh masyarakat,” tuturnya.

Seperti halnya kami selaku anggota Dewan juga, dalam mengkritik seorang pemimpin terkait kebijakannya juga harus berbasis data dan dengan santun serta beretika,” katanya.

Terkait Kritikan yang dilontarkan kepada Gubernur yang saat ini ramai diperbincangkan bahkan terduga pelaku telah diamankan pihak keamanan. Secara pribadi dirinya sangat menyayangkan. Apalagi kritikan itu tak mendasar,” tambahnya.

Kembali dirinya tegaskan, dalam mengkritik itu harus beretika dan mendasar. Selama itu tak benar jangan asal omong saja. Walaupun semua bebas mengkritik,” terangnya.

Ia berharap dengan kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua dalam melakukan kritik baik itu, kritikan kepada pemimpin maupun pejabat,” harapnya.(RED)