Dewan Minta Bank Salurkan Dana CSR untuk Pengembangan Wisata

Berita591 Dilihat

BIMA, Kabaroposisi, Id__Mewakili DPRD kabupaten Bima, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima, Nazaruddin, menyerukan agar seluruh bank yang beroperasi di wilayah Bima, baik nasional maupun daerah, turut ambil bagian dalam memajukan sektor pariwisata melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurutnya, berbagai obyek wisata yang ada di kabupaten Bima bisa akan berkembang jika dana CSR bank dibantu untuk pengembangan wisata.

salah satu destinasi yang menjadi perhatian adalah Pantai Wane di Kecamatan Monta.

“Dengan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” ungkapnya.

“Kami mendorong semua bank yang beroperasi di Bima agar memanfaatkan dana CSR mereka untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata,” tegas Nazaruddin kepada media, Kamis (3/7/25).

Politisi Partai NasDem ini menilai, potensi pariwisata Bima belum tergarap maksimal karena keterbatasan anggaran daerah yang selama ini hanya bergantung pada dana transfer pusat. Oleh karena itu, sinergi dengan perbankan dinilai sebagai langkah strategis dan solutif.

Menurutnya, dengan dukungan konkret dari dana CSR bank, pengembangan destinasi seperti Pantai Wane tidak hanya akan memperkuat daya tarik wisata Bima, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika sektor pariwisata dikembangkan dengan baik, akan memberikan efek ganda bagi ekonomi masyarakat dan menambah pemasukan daerah,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, DPRD telah memanggil sejumlah bank nasional seperti BCA, Mandiri, dan Bank NTB untuk membahas rencana tersebut dalam pertemuan pada Rabu (2/7/2025). Hari ini, lanjutnya, DPRD juga akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) lanjutan dengan perwakilan BNI dan BRI.

“Ini bukan sekadar imbauan, tapi bentuk komitmen kami mendorong partisipasi aktif sektor perbankan dalam pembangunan daerah,” tandasnya.

Nazaruddin juga mengajak Bank-bank BUMD untuk turut serta membantu penataan dan pengembangan pariwisata lewat program CSR mereka. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk membangun pariwisata Bima yang berkelanjutan.

“Semua pihak harus bergotong royong. Kalau hanya mengandalkan APBD, sulit. Kami butuh dukungan konkret dari bank melalui CSR agar destinasi wisata kita naik kelas dan memberikan dampak nyata bagi rakyat,” pungkasnya.(RED)