BIMA, Kabaroposisi, Id– Beredar pembahasan APBD satu meja di kabupaten Bima itu Hoax. Gimana tidak, masa pembahasan dana Negara bisa di bahas di meja makan. Kita perlu ingat kembali Murni Suciyani menjadi wakil DPRD kabupaten Bima sebelum suaminya menjadi Bupati Bima.
Beberapa kalangan menilai pandangan ini, tak rasional dan masuk akal alias Hoax. Salah satunya, Muhidin pemerhati dan pengiat lainnya mengungkapkan kita sebagai masyarakat berhak mengkritik tapi juga sesuai dengan mekanisme serta aturan.
Kita harus membedakan, mana kritikan membangun atau kebencian. Lembaga Eksekutif dan Legislatif itu tak bisa dipisahkan, bukan suami dan istri yang bahas APBD di meja makan.
Selain itu, kita harus obyektif pembahasan APBD ini dibahas oleh penguasa lama untuk pengunaan tahun 2025 ini. Jangan karena kebencian kita mengkritik diluar aturan.
“Tak ada pembahasan di satu meja makan, apalagi mengkaitkan Bupati dan istrinya. Jadi kita juga harus cerdas dalam memberikan kritikan jangan Hoax. Kita harus mengedepankan kritikan membangun bukan karena kebencian,” pintanya.
Menurut dia, dimana mana pembahasan anggaran negara itu melalui proses panjang bukan dibahas disatu meja makan. Itu sangat konyol dilakukan seorang penguasa apabila itu dilakukan.
Jadi, dirinya meminta kepada masyarakat jangan percaya dengan isu isu hoax. Seperti yang dimainkan oleh beberapa elemen yang dinilai kuat dengan kebencian dan tak puas,” pintanya.(ReD)
