Penempatan Birokrasi Tak sesuai Ilmu, Kebijakan Bupati disorot

Berita83 Dilihat

Foto: Usrah SH.

Jakarta, Kabaroposisi, Id__ Hak mutlak Bupati dalam merutasi mutasi pejabat. Walaupun melalui pansel, akan tetapi merujuk pada visi dan misi di pilkada lalu, akan menempatkan pejabat sesuai ilmunya. Faktanya berbanding terbalik dengan yang terjadi.

Salah satu, pemerhati yang malang melintang, Usrah SH melihat kondisi ini, sangat memprihatinkan. Pasalnya, slogan perubahan itu menjadi janji Ady-Irfan kepada rakyat.

“Jangan karena kepentingan kelompok, keluarga dan tertentu, Ady Mahyudi melupakan janjinya di rakyat saat perjuangan lalu, ” katanya.

Diperhatikan, pada dunia maya saat ini, Bupati Bima rata rata dikritik pendukungnya. Apalagi, terlihat yang dilantik banyak sekali pendukung keras Yandi Ros (bahkan dianggap bandar), ini juga merupakan kebijakan yang sangat miris sekali.

Bupati Bima Ady Mahyudi harus ingat, dirinya bisa ada di posisi saat ini karena perjuangan masyarakat. Jadi jangan abaikan mereka demi kepentingan keluarga dan kelompok tertentu, ” tutur Andre sapaan akrab usrah, Senin (20/4/26).

Menyakiti hati rakyat, serta pejuang akan fatal akibatnya. Walaupun semua hak mutlak Bupati dalam mengambil kebijakan, akan tetapi kepentingan pendukung dan idenya juga harus diperhatikan juga dong, jangan seperti membangun dinasti lagi.

“Sehingga nampak kondisi di Bima, tak ada perubahan, hilang dinasti lama, muncul lagi dinasti baru, ” Menyedihkan sekali bagi masyarakat kabupaten Bima hari ini, sesal pendiri LSM BCW ini. (Red)