Tak Terima Ditegur, Babinsa di Bima Dikeroyok Empat Pemuda Asal Sumba

Berita57 Dilihat

Foto: Saat Persembunyian pelaku di Rumah Warga.

‎BIMA, Kabaroposisi, Id__ Seorang anggota TNI, Sertu Sulaiman yang bertugas sebagai Babinsa, menjadi korban pengeroyokan oleh empat pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Insiden kekerasan terjadi di Desa Sakuru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, pada Senin (20/4/2026).

‎Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.00 WITA. Keempat pelaku diketahui datang ke desa tersebut untuk bekerja sebagai buruh angkut panen padi.

Informasi yang didapatkan, situasi menjadi tegang ketika korban meminta para pekerja untuk mengangkut padi langsung dari sawah.
‎‎Permintaan tersebut ditolak.

Para pelaku justru ingin mengangkut padi yang sudah berada di pinggir jalan. Perdebatan pun tidak dapat dihindari hingga berujung pada aksi pengeroyokan.

‎Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung terbakar emosi. Mereka mengejar para pelaku yang berusaha melarikan diri.

‎Tiga pelaku sempat bersembunyi di rumah warga, namun rumah tersebut kemudian dikepung oleh massa yang hendak melakukan aksi balasan.

‎Beruntung, aparat dari Polsek Monta dan Koramil setempat segera turun tangan. Situasi yang hampir berujung pada amuk massa berhasil dikendalikan.

‎Tiga pelaku langsung diamankan dan dievakuasi ke Polres Bima untuk menghindari aksi main hakim sendiri.

‎Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat.

‎Kapolsek Monta, IPTU Sudarto, membenarkan kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus.

‎“Untuk menghindari aksi massa, tiga terduga pelaku sudah kami amankan. Satu lainnya masih dalam pencarian,” tegasnya. Senin, 20 April 2026.

‎Kasus ini sekarang ditangani oleh aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.(Red)