Diduga Kejaksaan Tinggi NTB Masuk Angin Terkait Kasus Pokir Dewan

Berita148 Dilihat

Foto: Ketua Komplit Mataram.

Mataram, Kabaroposisi, Id– Telah memunculkan kekecewaan besar di tengah masyarakat. Kasus yang sejak awal menyita perhatian publik itu hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan berupa penetapan tersangka. Demikian disampaikan
Nudia Saputra (Ketua Umum Komplit), Jumat (15/5).

“Padahal pemeriksaan terhadap sejumlah saksi sudah dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Situasi tersebut menimbulkan kesan bahwa penanganan perkara berjalan tanpa arah yang jelas dan terkesan berputar-putar di tahap penyelidikan, ” ungkapnya.

Menurutnya, publik mulai mempertanyakan keseriusan Kejati NTB dalam menuntaskan kasus ini, ” tuturnya.

Di satu sisi, aparat penegak hukum terus menyampaikan bahwa proses masih berjalan dan membutuhkan kehati-hatian, namun di sisi lain masyarakat melihat belum adanya langkah konkret yang mampu menjawab harapan publik terkait kepastian hukum.

Kondisi ini menimbulkan asumsi bahwa kasus besar yang melibatkan kepentingan politik dan anggaran daerah cenderung lebih sulit disentuh secara cepat dan tegas.

Kasus dana pokir ini seharusnya menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk membuktikan bahwa pemberantasan korupsi dilakukan tanpa pandang bulu.

Ketegasan, transparansi, dan keberanian dalam menetapkan pihak yang bertanggung jawab menjadi hal penting agar masyarakat tidak semakin kehilangan kepercayaan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Ditambahkannya, sebagai ketua umum Komplit Mataram akan terus memantau kinerja Kejati NTB, dan segera menangkap seluruh oknum-oknum DPRD NTB baik yang memberi dan menerima, ” pintanya. (Red)