Penganiayaan Wasit Walikota Cup, BCW Minta Even Dihentikan

Berita417 Dilihat

Foto: Direktur LSM BCW.

Kota Bima, Kabaroposisi, Id– Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BCW mengeluarkan pernyataan sikap yang sangat tegas dan keras terkait insiden penganiayaan berat terhadap wasit yang mewarnai Turnamen Sepak Bola Walikota Bima Cup 2026.

Direktur LSM BCW, Adriansyah, S.H, secara resmi menuntut agar seluruh rangkaian pertandingan dihentikan seketika dan secara menyeluruh.

Ia juga mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku utama penyerangan serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kegagalan total pengamanan dan pembiaran tindak pidana.

Pernyataan keras ini disampaikan Adriansyah usai meninjau langsung fakta dan kronologi kejadian yang berlangsung Jumat (29/5) di Lapangan Teratai Mako Brimob Batalyon C Pelopor.

Lokasi yang seharusnya menjadi tempat paling aman dan terlindungi karena berada di lingkungan markas pasukan keamanan, justru berubah menjadi saksi kekerasan biadab dan pembiaran hukum yang sangat memalukan.

Kami mengecam keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan pemain SASILI FC. Menyerang, menyeluduk dada, hingga mencekik leher wasit sampai jatuh terkapar itu Bukan lagi pelanggaran olahraga, melainkan Tindak Penganiayaan yang diatur KUHP dan wajib ditindak tegas,” tegas Adriansyah, S.H, Sabtu (30/5).

Saat ini, wasit korban masih menjalani perawatan medis akibat sesak napas, nyeri dada, pinggang, dan punggung yang diderita pasca-serangan brutal tersebut.(Red)