Bupati Bima diminta Copot dan Amputasi Anton

Berita177 Dilihat

Foto: Usrah SH.

Jakarta, Kabaroposisi, Id— Pegawai adalah pelayan masyarakat, bukan semaunya menjalankan tugas seperti yang dilakukan kepala BPKAD Anton seperti dilansir beberapa media akhir akhir ini. Disisi lain, tagline perubahan yang digaungkan Ady-Irfan tak elok seperti yang dilakukan kepala BPKAD ini. Demikian disampaikan Usrah SH, pendiri dan pembina LSM BCW, Sabtu (5/9/26).

Salah satu, yang paling arogan, dirinya mengungkapkan apa urusan wartawan kalau dirinya ngga berkantor. Ini peryantaan yang arogan dan sok kuasa namanya, jelas Usrah.

“Apa dia ngga tau fungsi wartawan. Seperti dalam undang-undang, mereka adalah corong informasi penyambung aspirasi masyarakat dan semuanya, ” tegasnya.

Belum lagi, kehadiran di kantornya jarang. Ini murni pelanggaran. Bupati Bima Ady Mahyudi harus mengevaluasi bahkan copot Anton. Disisi lain, informasi yang didapatkan, Anton keluarga dekat yang tak pernah mendukung Ady Mahyudi dalam pencalonannya.

Segera Anton dicopot, ini murni pejabat pembuat kegaduhan di kabupaten Bima. Kalau Bupati Bima tak mencopot, sama saja dia melindungi pejabat yang asal bunyi dan keluarga sendiri.

Mana perubahan yang digaungkan, kalau birokrasi seperti ini. Bupati Bima jangan menghianati kepercayaan masyarakat yang merindukan perubahan total untuk kabupaten Bima, ” harapnya. (Red)