BIMA, Kabaroposisi, Id__ Seorang diduga mengalami luka tembak pada Sabtu 6 Desember 2025 yang terjadi akibat dua desa di kecamatan Bolo, Bima, NTB, yang saling serang akibat dugaan awal disebabkan oleh tawuran pihak pelajar. Sebelumnya peristiwa saling serang dua desa ini berlangsung lama, hingga pemblokiran jalan, saling lempar dan lainnya.
Akibat dari peristiwa ini, dua anggota polisi kena lemparan dan satu warga asal Dusun Sonco Desa Sanolo Irwansyah Kecamatan Bolo telah dirujuk ke RSUP NTB untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Korban dibawa menggunakan mobil ambulans milik Polres Bima pada Sabtu 6 Desember 2025 malam.
Kapolsek Bolo AKP Nurdin membenarkan seorang warga telah dirujuk ke RSUP NTB untuk mendapat perawatan lebih lanjut. “Iya, benar korban sudah dirujuk tadi malam,” kata Nurdin, Minggu 7 Desember
Nurdin mengaku, luka yang dialami korban Irwansyah menyerupai akibat benda tumpul. Namun Ia belum dapat memastikan apakah disebabkan oleh peluru atau bukan.
“Lukanya menyerupai kena benda tumpul, tapi belum pasti akibat peluru. Soalnya hasil rongsen tidak ada benda (peluru) yang terdeteksi dalam tubuh korban,” tuturnya.
Korban yang dicurigai kena tembak maupun akibat lemparan, lanjut Nurdin, mengalami luka pada saat aparat Kepolisian melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku penganiayaan dengan orang pelajar asal Desa Darussalam.
“Saat kami hendak menangkap terduga pelaku penganiayaan inisial Y mendapat perlawanan dari warga setempat dengan melemparkan batu maupun kayu ke anggota,” ceritanya.
Nurdin mengakui, hingga tadi pagi terduga pelaku penganiayaan inisial Y belum ditangkap. “Iya belum ditangkap. Sekarang korban dari Desa Sanolo juga sudah ada yang melapor ke Polsek. Jadi sama-sama melapor,” ucapnya. (Red)
