Seruan Ganti Sekda Mengenai, Beberapa Pemerhati Suarakan

Berita91 Dilihat

Foto: Aminullah dan Sekda.

BIMA, Kabaroposisi, Id__ Pemerhati dan pegiat, Aminullah alias Ompu Jenggo, Akademi disalah satu kampus di Makassar. Menyuarakan ganti Sekda, dikutip dari media, bapekanusantara. Suara ini bukan tak mendasar, katanya.

Selama 21 tahun terakhir, daerah kabupaten Bima berjalan di tempat. Slogan perubahan Bima bermartabat juga tak akan kesampaian kalau Bupati dan wakil Bupati tak menganti Sekda.

Pasalnya, beberapa fakta mengungkapkan selama kepemimpinan Ady-Irfan selama satu tahun lebih ini, terkesan ada pengendalian dari seseorang pejabat teras yang ngga menginginkan Bima maju kedepan.

Yang dimana kita ketahui, Sekda bukan sekadar jabatan birokrasi, ia adalah pengendali penuh jalannya proses birokrat. Ketua TAPD, Ketua Baperjakat, pengendali dokumen APBD, dan pengatur mutasi jabatan.

Dengan posisi ini, menjadi pintu masuk kekuasaan lama yang sistemik, berpengalaman dan lihai memainkan pola-pola yang bukan hanya menghambat, tapi menduga kuat berpotensi menjebak Bupati Ady Mahyudi dalam pusaran pelanggaran yang sengaja disetting.

Seperti halnya, seleksi pejabat eselon dua menjadi bukti terang. Dari 14 organisasi pemerintah daerah (OPD) yang dibuka, kenapa hanya 10 diumumkan? Apa alasannya? Bukankah ini pembohongan publik? Bukankah ini siasat dalam kejahatan untuk mengendalikan birokrasi sesuai kepentingan kelompok lama? Rakyat Bima harus melihat ini sebagai tanda bahaya. Bebernya

Hal demikian, dalam desakan ini mengganti (sekda) memang proses harus melalui mekanisme dan prosedur serta Undang-undang yang berlaku, sesingkat-singkatnya sesuai pada aturan. Apakah Bupati Bima berani mengambil kesimpulan karena kebijakan ada di tangan Bupati.

Ini bukan sekadar urusan elit, ini kebutuhan mendesak demi masa depan kita bersama. Pergantian Sekda adalah langkah pertama untuk menyelamatkan jalannya roda pemerintahan, mengembalikan arah visi perubahan, dan memastikan Bima bangkit dengan birokrasi yang sehat.

Hal senada disampaikan Rizal Baba Kesama, pergantian Sekda harus dilakukan. Kalau ingin daerah kabupaten Bima maju. Yang lebih pentingnya, visi misi Ady Irfan akan mampu dipenuhi, apabila Sekda diganti.

Kita semua tak lupa sejarah, bagaimana posisi sekda dan gimana sepak taringnya. Intinya Bupati Bima harus berani menganti Sekda, ” harapnya, Kamis (30/4/26).

Hingga berita ini dipublikasikan, tanggapan pihak pemerintah daerah kabupaten Bima, belum didapatkan terkait hal ini. (Red)