Mori Versus Ikbal di KONI NTB, Nuasa Politik Begitu Tinggi

Berita119 Dilihat

Foto: Usrah SH.

Jakarta, Kabaroposisi, Id— Perebutan ketua KONI NTB masa periode 2026-2030 saat ini menjadi ramai perbincangan di kalangan masyarakat Nusa Tenggara Barat. Pasalnya, calon Incumbent (H Mori Hanafi) ditantang DR 1 NTB (Igbal) selaku Gubernur.

Pemerhati dan Pegiat yang malang melintang, Usrah SH melihat sudut ini sangat menarik. Jabatan olahraga menjadi perebutan tokoh politik NTB. Seakan terlihat persaingan menuju DR 1 dan DR 2 kedepan.

Kenapa dirinya menilai seperti ini. Mari kita kembali ke sejarah politik lalu. H Mori Hanafi dulu pernah maju sebagai Wakil Gubernur NTB bersama mantan Walikota Bima H Ruslan (Almarhum). Dan Iqbal saat ini menjabat sebagai Gubernur NTB.

Disisi lain, H Mori Hanafi dulu kader Gerindra, saat ini sebagai ketua DPW NTB NasDem. Sebaliknya Iqbal dianggap kader Gerindra, pasalnya partai pengusung tunggal saat pilkada NTB lalu.

Pandangan ini bukan sekedar isapan jempol tanpa melihat kepentingan politik jangka panjang, dan bukan saja untuk persiapan PON Nasional 2028 saja. Masih banyak hal yang tersembunyi dibalik persaingan kedua tokoh NTB ini.

Kita semua tau, olahraga adalah bagian dari promosi politik bagi figur yang ada saat ini dalam meraih kepercayaan publik dan masyarakat di tengah keadaan negara yang dilanda efiasiansi anggaran dimana mana.

Menurut dia, Mori Hanafi versus Iqbal di perebutan KONI itu adalah persaingan kepentingan politik yang tinggi, Sabtu (15/8/26).

Jikalau kita lihat, pelaksanaan kegiatan PON NTB kemarin, dengan banyaknya intrik intrik kekisruhan terjadi, bisa dinilai dengan tampilnya Iqbal hari ini. Ada diskriminasi wilayah yang terjadi bagi politisi dari pulau Sumbawa khususnya.

“Kita tunggu saja endingnya, pastinya ngga jauh dari prediksi ini. Apalagi, yang bersaing ini anggota DPR RI dan Gubernur, inikan pertarungan yang bukan saja merebut ketua KONI NTB, pasti ada hal lain, ” yakin Andre sapaan akrab Usrah. (Red)